Anime fighting games 2026

Game Fighting Anime 2026: Xenoverse 3, Nen Impact, dan Gelombang Cross-Media Gaming

Game Fighting Anime 2026: Dragon Ball Xenoverse 3, Nen Impact, dan Gelombang Baru Cross-Media Gaming

Tahun 2026 sedang jadi era emas buat game fighting berbasis anime. Setelah kesuksesan Dragon Ball: Sparking! Zero dari Bandai Namco di tahun 2024 yang masih ongoing dengan DLC-nya, tahun ini kita disuguji gelombang game fighting anime yang nggak main-main. Mulai dari Dragon Ball Xenoverse 3 yang baru diumumkan di Dragon Ball Games Battle Hour 2026, sampai Hunter × Hunter: Nen × Impact dari Bandai Namco Studios, industri gaming Jepang lagi menunjukkan bahwa genre fighting anime masih punya banyak nyawa.

Dragon Ball Xenoverse 3: Kelanjutan RPG Fighting yang Dicintai Fans

Pengumuman Dragon Ball Xenoverse 3 di Dragon Ball Games Battle Hour 2026 pada April lalu bikin fans franchise ini heboh. Developed oleh Dimps dan dipublish oleh Bandai Namco Entertainment, Xenoverse 3 melanjutkan formula yang sudah terbukti sukses di dua game sebelumnya: character creation, time-travel narrative, dan roster karakter Dragon Ball yang masif.

Yang baru di Xenoverse 3? Sistem “Age 1000” yang membuka timeline baru di universe Dragon Ball, memungkinkan pemain untuk mengeksplorasi era yang belum pernah disentuh game sebelumnya. Ditambah dengan mechanics dari Sparking! Zero yang populer — termasuk transformasi real-time dan destructible environments — Xenoverse 3 terlihat seperti upgrade yang signifikan.

Dragon Ball franchise sendiri sudah membuktikan bahwa ada appetite yang besar untuk game fighting berkualitas. Sparking! Zero saja sudah menjual lebih dari 5 juta copies, menunjukkan bahwa fans Dragon Ball mau beli game fighting yang dibuat dengan care dan respect terhadap source material.

Hunter × Hunter: Nen × Impact — Dari Manga Legendaris ke Game Fighting

Sementara itu, Hunter × Hunter: Nen × Impact dari Bandai Namco Studios sedang bikin penasaran banyak orang. Berdasarkan manga legendaris karya Yoshihiro Togashi, game ini menghadirkan sistem fighting yang terinspirasi dari kekuatan Nen — power system yang sudah jadi salah satu yang paling iconic di dunia anime.

Gameplay footage yang sudah dirilis menunjukkan combat system yang deep, dengan mechanic Nen Enhancement, Emission, dan Transmutation yang masing-masing punya playstyle unik. Karakter seperti Gon Freecss, Killua Zoldyck, dan Hisoka sudah dikonfirmasi playable, dan fans berharap roster akhirnya bakal mencakup karakter dari arc Chimera Ant yang terkenal gelap dan kompleks.

Yang bikin Nen × Impact menarik adalah potensinya untuk jadi “Dragon Ball FighterZ”-nya Hunter × Hunter — game fighting yang bukan cuma fun untuk dimainkan tapi juga visually stunning dan faithful ke source material. Kalau Bandai Namco bisa deliver kualitas yang sama seperti yang mereka tunjukkan di FighterZ series, ini bisa jadi game fighting anime terbaik dekade ini.

Granblue Fantasy Versus dan Guilty Gear Strive: Standar Baru Fighting Game Anime

Nggak bisa ngomongin game fighting anime 2026 tanpa menyebut Granblue Fantasy Versus: Rising dari Arc System Works dan Cygames, serta Guilty Gear Strive dari Arc System Works. Keduanya sudah establish standar visual dan gameplay yang sangat tinggi untuk genre ini.

Granblue Fantasy Versus: Rising terus mendapatkan update karakter baru dan balance patch di 2026, sementara Guilty Gear Strive masih jadi salah satu game fighting paling populer di competitive scene. Arc System Works memang konsisten deliver fighting game dengan animation quality yang almost indistinguishable dari anime sungguhan, dan itu yang bikin game-game mereka selalu standout.

Developer lain seperti French-Bread dengan Melty Blood: Type Lumina dan TYPE-MOON juga ikut berkontribusi ke ekosistem game fighting anime yang thriving ini. Dan jangan lupa The King of Fighters XV dari SNK yang masih ongoing dengan DLC karakter yang terus menambah roster-nya.

Kenapa 2026 Jadi Tahun Penting untuk Game Fighting Anime

Kombinasi dari teknologi game engine yang makin canggih (Unreal Engine 5 adoption di banyak studio), nostalgia fans yang growing, dan success stories seperti Sparking! Zero menciptakan perfect storm untuk genre game fighting anime. Publishers Jepang sekarang lebih willing untuk invest di IP anime yang sebelumnya dianggap terlalu niche untuk game fighting.

Platform cross-play juga membantu. Dengan PS5, Xbox Series X|S, dan Nintendo Switch 2 semua support online play yang smooth, player base untuk game fighting anime jadi lebih besar dan lebih accessible. Ini berarti matchmaking lebih cepat, competitive scene lebih hidup, dan overall health genre ini lebih baik dari sebelumnya.

Untuk fans game fighting anime, 2026 basically adalah Disneyland. Tinggal pilih mau main yang mana — dan kalau kamu nggak punya budget untuk semua game, mungkin saatnya mulai nabung. Karena tahun depan, kemungkinan bakal lebih gila lagi. (☆▽☆)

Baca Juga:

More From Author

Nippon Sangoku anime 2026

Nippon Sangoku Anime 2026: Adaptasi Sejarah Jepang Alternatif yang Jadi Kejutan Spring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *