Kabarnya beredar sejak beberapa bulan terakhir, dan sekarang sudah resmi: YOASOBI, duo J-Pop paling sukses di eranya, mengumumkan tur terbesar dalam karier mereka. Bertajuk “Super Planet”, tur ini akan menjadi tur dome dan stadion 10 kota pertama yang pernah mereka gelar, dimulai dari Jepang pada Oktober 2026 dan berlanjut hingga 2027. Yang paling menarik bagi penggemar di Asia Tenggara: Singapura terpilih menjadi satu-satunya pemberhentian di kawasan ini, dengan konser di National Stadium pada Februari 2027.
Never Ending Stories Tour: Sukses Besar di Amerika Utara
Pengumuman ini datang tidak lama setelah YOASOBI menuntaskan Never Ending Stories Tour mereka di Amerika Utara. Tur yang mencakup enam kota tersebut berhasil menarik lebih dari 70.000 penonton, termasuk penampilan spektakuler di festival-festival besar seperti Lollapalooza, OSHEAGA, Barclays Center di New York, dan Hollywood Bowl di Los Angeles. Nama tur itu sendiri diambil dari filosofi duo ini: setiap lagu YOASOBI lahir dari cerita pendek, dan mereka ingin mengajak penonton masuk ke dalam kisah-kisah tersebut lewat musik.
Kesuksesan tur Amerika Utara ini membuktikan bahwa YOASOBI bukan sekadar fenomena domestik Jepang. Mereka sudah menjadi kekuatan global, dan tur Super Planet adalah langkah berikutnya untuk memperkuat posisi itu. Mulai dari panggung arena di kota-kota besar Amerika hingga kini menargetkan dome dan stadion di seluruh Asia, skala ambisi mereka jelas terus membesar.
Super Planet: Tur Dome dan Stadion 10 Kota
Tur Super Planet 2026-2027 akan menjadi tonggak sejarah baru bagi YOASOBI. Untuk pertama kalinya, penampil Ayase dan vokalis ikura akan mengisi venue-venue raksasa kelas dome dan stadion, bukan sekadar arena. Ini adalah level yang hanya dicapai oleh artis-artis terbesar Jepang seperti Arashi atau bahkan grup-grup idola kelas dunia.
Berikut poin-poin penting yang perlu diketahui:
- Tur dimulai dari Jepang pada Oktober 2026.
- Total 10 kota dalam satu rangkaian tur, termasuk satu pemberhentian di luar Jepang.
- Singapura National Stadium menjadi satu-satunya lokasi Asia Tenggara, dijadwalkan pada Februari 2027.
- Ini adalah pemberhentian stadion tunggal pertama YOASOBI di Asia Tenggara.
Keputusan memilih Singapura tentu bukan kebetulan. Lokasinya yang strategis dan mudah dijangkau dari berbagai negara Asia Tenggara menjadikannya pusat konser internasional. Ditambah reputasi National Stadium sebagai salah satu venue terbaik di kawasan ini, pilihan tersebut masuk akal bagi tim manajemen YOASOBI.
Peluang Emas untuk Fans Indonesia
Bagi penggemar YOASOBI di Indonesia, kabar ini adalah peluang yang tidak boleh dilewatkan. Singapura hanya berjarak sekitar 1,5 hingga 2 jam penerbangan dari Jakarta, dan sudah banyak penggemar musik Indonesia yang rutin terbang ke sana untuk menonton konser internasional. Dengan venue National Stadium yang berkapasitas puluhan ribu penonton, peluang mendapatkan tiket jauh lebih besar dibanding konser di venue kecil.
Namun perlu diingat: permintaan tiket untuk tur seperti ini biasanya sangat tinggi. Harga tiket plus biaya akomodasi memang tidak murah, tapi pengalaman menonton YOASOBI di stadion dengan produksi panggung penuh jelas sepadan. Untuk yang serius, pantau terus kanal resmi YOASOBI dan pengumuman penjualan tiket — karena kalau sampai telat, harganya bisa melambung di pasar sekunder.
Tur ini juga datang di momen yang menarik bagi industri J-Pop secara keseluruhan. Dunia musik Jepang sedang berada di titik puncak perhatian global, dan kabar ini mengingatkan kita pada perjalanan karier panjang yang dijalani artis-artis Jepang — termasuk kabar perpisahan Arashi yang sempat kita bahas sebelumnya.
Koleksi Lagu Hits yang Siap Mengguncang Stadion
Kalau kalian bertanya-tanya lagu apa saja yang bakal dibawakan di tur Super Planet, jawabannya hampir pasti adalah parade lagu-lagu hits. Setelah Racing Into the Night meledak, YOASOBI tidak pernah berhenti menghasilkan lagu-lagu yang mendominasi tangga lagu Jepang. Lagu Idol — yang menjadi opening anime Oshi no Ko — bahkan mencetak rekor sebagai salah satu lagu Jepang paling banyak diputar di dunia, dengan video musiknya ditonton ratusan juta kali. Ada juga lagu-lagu seperti Monster, Gunjou, The Blessing, dan kolaborasi mereka di berbagai proyek anime ternama. Bayangkan semua lagu itu dipentaskan di atas panggung dome dengan produksi visual kelas dunia — jelas bakal menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.
Dari “Racing Into the Night” Menuju Ambisi Grammy
Perjalanan YOASOBI memang luar biasa. Duo ini lahir dari proyek “monogatari music” — membuat musik dari cerita pendek — dan langsung meledak lewat lagu debut mereka, Racing Into the Night (Yoru ni Kakeru), yang terinspirasi dari cerita pendek The Seduction of Thanatos karya Maya Hoshino. Lagu tersebut menjadi fenomena global dan membuka jalan bagi lagu-lagu hits berikutnya.
Baru-baru ini, YOASOBI juga menyita perhatian media internasional. Dalam wawancara dengan Forbes pada Agustus 2026, duo ini menyatakan ambisi mereka menuju Grammy: “We’re Going For It.” Ambisi tersebut semakin relevan setelah Recording Academy mengumumkan kategori baru Best Asian Pop Music Performance untuk Grammy ke-69 — kategori yang jelas memperbesar peluang artis Asia, termasuk YOASOBI, untuk membawa pulang piala bergengsi tersebut.
Persiapan yang Perlu Dilakukan
Buat yang serius ingin nonton konser YOASOBI di Singapura, beberapa hal perlu disiapkan dari sekarang. Pertama, pastikan paspor masih berlaku dan cek syarat masuk Singapura jauh-jauh hari. Kedua, siapkan anggaran — selain tiket konser, ada biaya penerbangan dan penginapan yang perlu diperhitungkan. Ketiga, pantau akun media sosial resmi YOASOBI dan promotor konser di Singapura untuk informasi penjualan tiket, karena tiket untuk konser sekelas ini biasanya habis dalam hitungan jam. Mengikuti komunitas penggemar lokal juga bisa membantu — mereka biasanya cepat menyebarkan informasi soal presale dan kode akses. Belajar dari tur-tur sebelumnya, tiket kategori terbaik memang cepat ludes, tapi jangan menyerah: penjualan tambahan atau pembatalan tiket sering kali membuka kesempatan kedua.
Kesimpulan
YOASOBI resmi menggelar tur dome dan stadion 10 kota bertajuk Super Planet 2026-2027, dimulai dari Jepang pada Oktober 2026 dengan Singapura sebagai satu-satunya pemberhentian Asia Tenggara pada Februari 2027. Setelah sukses besar Never Ending Stories Tour di Amerika Utara dengan lebih dari 70.000 penonton, tur ini diprediksi akan menjadi salah satu peristiwa musik terbesar tahun depan.
Buat kamu yang penasaran dengan perkembangan dunia J-Pop lainnya, jangan lewatkan artikel kami soal kabar perpisahan Arashi setelah tur konser terakhir mereka dan lagu baru Hikaru Utada yang terinspirasi Virginia Woolf. Dunia musik Jepang memang tidak pernah sepi cerita!

One thought on “YOASOBI Umumkan Tur Dome & Stadion 10 Kota ‘Super Planet’ — Singapura Jadi Satu-Satunya Pemberhentian di Asia Tenggara”