Ini bukan kabar biasa. Nirvana, band grunge legendaris yang memimpin revolusi musik tahun 90-an, resmi mengisi lagu opening sebuah anime Jepang. Dan bukan anime sembarangan: pilihan jatuh ke Green Yuri, adaptasi dari manga yuri populer The Guy She Was Interested in Wasn’t a Guy at All karya Sumiko Arai.
Yang bikin momen ini makin bersejarah, pengumumannya langsung datang dari Dave Grohl sendiri, mantan drummer Nirvana, lewat pesan video di depan ribuan penggemar. Menurut laporan IGN, Grohl bahkan menyatakan mendiang Kurt Cobain pasti akan menyukai proyek ini.
“Breed” dari Nevermind Resmi Jadi Opening Theme
Lagu yang dipilih adalah “Breed”, track yang diambil dari album legendaris Nevermind rilisan 1991. Pengumuman dilakukan di panel showcase Crunchyroll pada Anime Expo 2026 di Los Angeles, bersamaan dengan pemutaran teaser pertama anime ini. Reaksi penonton di lokasi langsung meledak, dan itu masih sebelum video message Dave Grohl diputar di layar besar.
Dalam pesannya, Grohl menyampaikan bahwa seri ini punya “pesan dan estetika yang sama… vibe-nya, kamu tahu? It’s cool.” Pujian sederhana, tapi bermakna besar kalau diingat siapa yang mengucapkannya.
Yang menjadikan kolaborasi ini benar-benar tanpa preseden: ini pertama kalinya lagu Nirvana secara resmi dilisensikan untuk digunakan dalam produksi anime Jepang. Band dengan katalog sebesar itu tidak sembarang memberi izin, apalagi untuk warisan musik yang selama ini dijaga ketat oleh para penyintas band dan estate Cobain. Bahwa mereka memilih seri tentang dua gadis yang saling menemukan lewat musik, rasanya bukan kebetulan semata.
Kenalan Dulu Sama Green Yuri
Buat yang belum familiar, The Guy She Was Interested in Wasn’t a Guy at All atau yang akrab disapa fans sebagai Green Yuri adalah manga karya Sumiko Arai yang mulanya cuma komik pendek di Twitter pada 2021. Formatnya unik: dominasi warna lime-green yang mencolok jadi identitas visualnya, sekaligus asal mula julukannya.
Serinya berkembang cepat. Dari Twitter pindah ke serialisasi Pixiv Comics, sebelum akhirnya dapat cetakan fisik melalui label Kitora milik KADOKAWA. Prestasinya juga tidak main-main: juara satu kategori web manga di Next Manga Award 2023, dan sampai sekarang sudah terjual lebih dari 1,6 juta kopi di seluruh dunia. Empat volume bahasa Inggris sudah tersedia lewat Yen Press, jadi masih ada waktu buat catch up sebelum animenya tayang.
Premisnya simpel tapi efektif. Aya Osawa, cewek SMA modis yang doyan musik rock barat, jatuh hati sama seorang clerk di toko CD lokal yang terlihat keren dan misterius. Plot twist-nya: sang clerk ternyata Mitsuki Koga, cewek yang ternyata sekolah di tempat yang sama dengan Aya dan selama ini bersembunyi di balik penampilan androgynous-nya. Lewat playlist yang bertukar dan tatapan-tatapan curiga yang pelan-pelan berubah jadi sesuatu yang lebih dalam, kesalahpahaman identitas perlahan bermetamorfosis menjadi perasaan yang nyata. Romance yang digerakkan musik, persis tipe cerita yang cocok dibuka dengan lagu Nirvana.
CloverWorks yang Memegang Proyeknya
Anime ini dianimasikan oleh CloverWorks, studio yang rekam jejaknya belakangan mencakup judul-judul besar seperti Oshi no Ko dan The Dangers in My Heart. Di kursi sutradara duduk Masashi Ishihama, dengan Rino Yamazaki menangani komposisi seri dan Kanna Hirayama sebagai character designer. Kombinasi yang cukup menjanjikan untuk material yang sangat bergantung pada ekspresi halus dan nuansa visual.
Untuk para pengisi suaranya, Mitsuki Koga akan diperankan Mariya Ise, sementara Aya Osawa dipegang Akari Kito. Keduanya adalah seiyuu berpengalaman dengan portofolio kuat di drama karakter-driven, faktor penting mengingat Green Yuri hidup dari subteks dan tatapan pendek antara kedua tokoh utamanya.
Jadwal tayangnya sudah dikonfirmasi: Januari 2027, streaming global via Crunchyroll. Artinya fans Indonesia juga bisa nonton legal secara bersamaan dengan Jepang nanti.
Kenapa Kolaborasi Ini Terasa Beda
Musik barat yang masuk ke anime sebenarnya bukan hal baru. Belum lama ini kita juga membahas bagaimana Kenshi Yonezu “bersembunyi” di balik live-action Look Back, membuktikan bahwa kolaborasi lintas medan musik dan anime selalu punya daya tarik tersendiri seperti dalam artikel Kenshi Yonezu kami sebelumnya. Tapi kasus Nirvana x Green Yuri punya bobot simbolis yang berbeda karena skala legendanya.
Ada kecocokan tematik yang tidak bisa didustakan: Green Yuri adalah cerita tentang dua orang yang terhubung lewat kecintaan pada musik rock barat, dan kini serial tersebut dibuka dengan salah satu band rock barat terbesar sepanjang masa. Hidup meniru seni, atau sebaliknya. Ditambah fakta bahwa ini era baik-baiknya anime romance dan sequel, di mana Twisted Wonderland Season 2 saja baru saja dipastikan tayang Desember 2026 seperti pembahasan kami di sini, musim dingin 2027 terasa semakin ramai.
Jadi, Kapan Kita Bisa Nonton?
Tandai kalendermu: Januari 2027 di Crunchyroll, seluruh dunia. Sambil menunggu, empat volume manga versi Inggris sudah bisa dikejar untuk yang mau tahu kisah lengkapnya lebih dulu. Dan kalau teaser perdana plus jaminan kualitas dari CloverWorks belum cukup membakar ekspektasi, bayangkan saja adegan pembuka pertama dengan gitar “Breed” menggelegar di background.
Kurt Cobain memang tidak pernah sempat melihat anime seperti ini. Tapi lewat satu lagu yang akhirnya menyeberangi lautan dan medium, sepotong semangat grunge Seattle akan tetap hidup, kali ini di layar animasi Jepang, ditemani kisah dua gadis dan playlist yang mempertemukan mereka. Rock never dies, dan sekarang ia juga bisa binge-watch.
