Cygames akhirnya membawa Granblue Fantasy: Relink ke Nintendo Switch 2 dengan ekspansi besar berjudul Endless Ragnarok. Setelah sukses di PS5, PS4, dan PC, game action RPG ini sekarang bisa dimainkan secara portabel — dan dari review awal, port ini bukan sekadar asal tempel, tapi benar-benar dioptimalkan dengan konten baru yang bikin pemain lama pun punya alasan buat balik lagi.
Endless Ragnarok: Bukan Sekadar Port Biasa
Buat yang belum familiar, Granblue Fantasy: Relink adalah spin-off action RPG dari franchise mobile Granblue Fantasy yang udah berjalan hampir satu dekade. Game orisinalnya rilis di 2024 dengan review yang solid — combat system yang fluid, roster karakter yang luas, dan visual yang memukau. Tapi Endless Ragnarok bukan sekadar port ke Switch 2. Cygames menambahkan konten endgame baru, karakter tambahan, dan mode “Endless” yang sesuai namanya.
Mode baru ini adalah dungeon roguelike procedural yang terus berubah setiap kali kamu masuk, dengan boss acak dan loot yang makin gila di level-level tinggi. Ini adalah jawaban Cygames untuk keluhan bahwa endgame orisinal terasa repetitif — dan sejauh ini, review awal sangat positif.
Performa di Switch 2: Mengejutkan!
Salah satu ketakutan terbesar fans adalah performa. Granblue Fantasy: Relink adalah game yang cukup demanding secara visual, dan Switch 2 bukanlah PS5. Tapi hasil review dari berbagai outlet menunjukkan bahwa port ini berjalan di 60fps dengan mode performance, atau 30fps dengan visual fidelity lebih tinggi. Loading time juga lebih cepat dari ekspektasi berkat SSD internal Switch 2.
Digital Foundry dalam analisis teknis mereka menyebut port ini sebagai “salah satu port JRPG terbaik di Switch 2 sejauh ini” — pujian yang nggak main-main mengingat standar tinggi mereka. Cygames jelas serius dengan optimasi.
Roster Karakter yang Makin Gila
Endless Ragnarok menambahkan beberapa karakter baru ke roster yang sudah luas. Sebut saja Nier — karakter populer dari Granblue Fantasy original — yang akhirnya playable dengan moveset unik berbasis dark magic. Selain itu ada juga Seofon dan Tweyen dari Eternals yang bergabung sebagai karakter DLC gratis. Total roster sekarang mencapai lebih dari 25 karakter playable, masing-masing dengan gaya bertarung yang benar-benar berbeda.
Buat yang suka co-op, mode multiplayer 4-player masih jadi andalan. Quest endgame sekarang didesain ulang supaya lebih menantang buat tim yang terkoordinasi, dengan mekanik boss yang lebih kompleks dan timing parry yang lebih ketat.
Cygames dan Ambisi Console Gaming
Endless Ragnarok menunjukkan ambisi Cygames yang makin besar di dunia console gaming. Setelah sukses dengan Granblue Fantasy Versus: Rising di scene fighting game, mereka sekarang membuktikan bisa menghadirkan action RPG berkualitas yang bisa bersaing dengan franchise besar seperti Tales of dan Final Fantasy.
Dengan Tokyo Game Show 2026 yang juga akan menampilkan booth besar Cygames, sepertinya developer asal Jepang ini belum selesai. Rumor tentang Granblue Fantasy: Relink 2 atau proyek baru berbasis IP original sudah mulai berhembus — dan kalau kualitasnya konsisten seperti Endless Ragnarok, fans JRPG punya banyak alasan buat excited.
Buat kamu yang belum pernah nyentuh Granblue Fantasy: Relink, versi Switch 2 dengan Endless Ragnarok ini adalah starting point yang sempurna. Gameplay solid, visual memukau, dan konten yang melimpah — semuanya dalam satu paket portabel.
Baca Juga:
- Zelda Ocarina of Time Remake untuk Switch 2: Semua yang Perlu Kamu Tahu
- Tokyo Game Show 2026 Konfirmasi 759 Exhibitor — Nintendo Akhirnya Ikut!
- Neverness to Everness Hadir di Steam — Penantang Baru Genshin Impact?
