Full Circle: JRPG Baru yang Terinspirasi Era Keemasan PlayStation
Di tengah dominasi game-game AAA modern yang semakin open world dan penuh dengan microtransaction, sebuah JRPG baru bernama Full Circle hadir untuk mengingatkan kita mengapa kita jatuh cinta dengan genre ini sejak awal. Diumumkan pada akhir Mei 2026, Full Circle adalah game RPG bergaya Jepang yang secara eksplisit terinspirasi dari era keemasan PlayStation original – era di mana Final Fantasy VII, Chrono Trigger, Xenogears, dan Suikoden merajai hati para gamer di seluruh dunia.
Full Circle dikembangkan oleh sebuah studio indie yang memilih untuk tetap merahasiakan identitas mereka hingga peluncuran trailer pertama. Yang kita tahu adalah game ini akan hadir di PlayStation 5, Xbox Series X, Nintendo Switch, dan PC melalui Steam. Pengumuman ini langsung memicu antusiasme besar di komunitas JRPG karena semakin sedikit developer yang mau membuat game bergenre ini dengan gaya retro-modern.
Cerita dan Dunia Full Circle
Full Circle mengusung tagline yang sangat menarik: Jika takdir sudah tertulis, apakah kamu masih akan berjuang untuk mengubahnya? Premis ini mengingatkan kita pada tema-tema besar yang diangkat oleh Chrono Trigger tentang waktu dan takdir, serta Xenogears tentang identitas dan tujuan hidup. Dalam Full Circle, pemain akan menjelajahi dunia yang terpecah menjadi beberapa fragmen waktu, di mana setiap fragmen memiliki cerita dan karakter yang berbeda namun saling terhubung oleh benang takdir yang misterius.
Game ini menghadirkan sistem battle yang menggabungkan elemen turn-based klasik dengan mekanik modern. Pemain bisa mengatur posisi karakter di battlefield, memanfaatkan kombinasi elemen, dan mengaktifkan skill khusus yang membutuhkan timing sempurna. Sistem ini terinspirasi dari Grandia dan Vagrant Story, dua JRPG PlayStation yang dikenal dengan sistem pertarungan yang inovatif dan mendalam.
Visual dan Musik yang Memukau
Dari trailer yang telah dirilis, Full Circle menampilkan visual yang memadukan gaya pixel art HD dengan efek 3D yang halus. Pendekatan ini mirip dengan apa yang dilakukan Square Enix untuk HD-2D remake seperti Octopath Traveler dan Live A Live. Karakter-karakter dalam Full Circle dirancang oleh seorang ilustrator yang pernah bekerja untuk proyek-proyek Final Fantasy sebelumnya, sehingga nuansa visual game ini sangat terasa familiar bagi para penggemar JRPG era 90-an dan awal 2000-an.
Musik Full Circle juga menjadi sorotan utama. Soundtrack game ini digarap oleh komposer yang pernah berkontribusi pada seri Persona dan Bravely Default. Dari cuplikan yang telah dibagikan, musik Full Circle menghadirkan perpaduan orkestra epik dan melodi synth yang mengingatkan pada karya-karya legendaris Yasunori Mitsuda dan Nobuo Uematsu. Setiap area dalam game memiliki tema musik yang unik dan memorable.
Bagaimana Full Circle Berdampingan dengan JRPG Modern?
Kehadiran Full Circle sangat relevan di saat industri JRPG sedang mengalami kebangkitan. Tahun 2026 juga melihat peluncuran Persona 6 dari Atlus, yang telah diumumkan di Xbox Games Showcase sebelumnya. Selain itu, Square Enix terus mengembangkan seri Final Fantasy dengan proyek-proyek baru. Dragon Quest XII dari Level-5 juga masih dalam pengembangan. Di sisi lain, studio-studio indie seperti yang membuat Sea of Stars dan Chained Echoes telah membuktikan bahwa masih ada pasar besar untuk JRPG bergaya retro.
Full Circle hadir di tengah gelombang kebangkitan JRPG ini dengan menawarkan sesuatu yang unik: pengalaman yang benar-benar terasa seperti bermain JRPG PlayStation klasik, namun dengan kualitas produksi modern. Game ini tidak mencoba menjadi yang paling revolusioner – justru itu kelebihannya. Full Circle merayakan nostalgia dengan cara yang tulus dan berkualitas tinggi.
Kapan Full Circle Rilis?
Saat ini, developer Full Circle belum mengumumkan tanggal rilis yang pasti. Namun, berdasarkan informasi yang beredar, game ini ditargetkan untuk rilis di akhir tahun 2026 atau awal tahun 2027. Dengan semakin banyaknya JRPG yang dirilis di tahun ini termasuk Metaphor ReFantazio yang meraih Game of the Year dan Persona 6 yang sangat dinantikan, Full Circle punya banyak pekerjaan untuk membedakan dirinya di pasar yang semakin ramai.
Baca Juga:
- Persona 6 Officially Announced: Everything We Know About Atlus Biggest Reveal
- Persona 4 Revival dan Renaissance JRPG di Summer Game Fest 2026
Full Circle bukan sekadar game – ini adalah surat cinta untuk semua orang yang pernah menghabiskan ratusan jam di dunia Final Fantasy VII, Chrono Trigger, atau Xenogears. Jika kamu merindukan era itu, Full Circle mungkin jawabannya. (b ᵔ▽ᵔ)b
