Sejak pertama kali disebutkan dalam alur cerita Fish-Man Island, nama “Joy Boy” telah menjadi salah satu misteri terbesar dan paling memikat di dunia One Piece. Sosok legendaris dari Abad Kekosongan ini bukan hanya sekadar kilasan masa lalu, melainkan fondasi penting yang mungkin memegang kunci dari seluruh rahasia dunia dan takdir Monkey D. Luffy. Artikel ini akan menyelami lebih dalam siapa Joy Boy, peraya di Abad Kekosongan, dan bagaimana takdirnya mungkin terkait erat dengan kapten Topi Jerami, berdasarkan petunjuk-petunjuk yang disajikan dalam manga.
Siapa Sebenarnya Joy Boy? Sebuah Pengantar
Joy Boy adalah figur misterius yang hidup sekitar 800-900 tahun yang lalu, selama periode yang dikenal sebagai Abad Kekosongan (Void Century). Kita pertama kali mengetahui tentang dirinya melalui Poneglyph di Fish-Man Island, di mana ia menyampaikan permintaan maaf kepada Putri Duyung saat itu, Poseidon. Permintaan maaf ini terkait dengan janji yang gagal ia tepati, yaitu membawa kapal raksasa Noah ke permukaan dan mewujudkan impian hidup berdampingan antara manusia dan manusia ikan di bawah sinar matahari.
Petunjuk-petunjuk awal ini menunjukkan bahwa Joy Boy adalah individu yang memiliki pengaruh besar, bahkan bisa berinteraksi dengan Senjata Kuno seperti Poseidon. Kegagalaya untuk memenuhi janji itu, dan fakta bahwa Raja Bajak Laut Gol D. Roger menemukan Poneglyph itu dan menertawakaya, semakin mempertebal misteri seputar sosoknya.
Peran Joy Boy di Abad Kekosongan
Abad Kekosongan adalah periode 100 tahun yang sengaja dihapus dari sejarah dunia oleh Pemerintah Dunia. Di masa inilah Kerajaan Kuno yang maju dan makmur dipercaya telah dikalahkan oleh aliansi yang kemudian membentuk Pemerintah Dunia. Joy Boy diduga kuat merupakan salah satu tokoh sentral atau bahkan pemimpin dari Kerajaan Kuno tersebut, atau setidaknya seseorang yang berjuang untuk kebebasan dan kebahagiaan.
-
Pencipta Poneglyph?
Meskipun tidak secara eksplisit disebutkan, banyak teori Joy Boy One Piece meyakini bahwa Joy Boy atau setidaknya orang-orang di sekitarnya, bertanggung jawab atas penciptaan Poneglyph. Batu-batu kebal penghancuran ini berfungsi sebagai catatan sejarah sejati Abad Kekosongan, disebarkan ke seluruh dunia sebagai pesan untuk generasi mendatang agar suatu hari kebenaran terungkap.
-
Pejuang Kemerdekaan
Dengan terungkapnya “Sun God Nika” sebagai dewa pembebasan yang membawa senyum dan tawa kepada mereka yang menderita, banyak penggemar kini berspekulasi bahwa Joy Boy adalah Nika itu sendiri, atau setidaknya sosok yang mewujudkan semangat Nika. Ia mungkin memimpin perlawanan terhadap kekuatan opresif yang kemudian menjadi Pemerintah Dunia, yang akhirnya berujung pada kekalahan dan awal mula janji yang gagal.
Janji yang Gagal dan Ramalan Reinkarnasi
Permintaan maaf Joy Boy kepada Poseidon (putri duyung saat itu) adalah inti dari kegagalaya. Ia berjanji akan membawa Noah dan para Manusia Ikan ke permukaan. Namun, janji itu tidak terpenuhi, kemungkinan besar karena kekalahan dalam “Perang Besar” Abad Kekosongan. Meskipun demikian, Poneglyph juga menyebutkan adanya ramalan bahwa suatu hari, “Joy Boy yang lain” akan muncul dan memenuhi janji yang gagal tersebut.
Ramalan inilah yang menjadi jembatan antara masa lalu Joy Boy dan masa depan Monkey D. Luffy. Dengan adanya ramalan tersebut, dunia One Piece seakan menunggu seseorang untuk melangkah maju dan melanjutkan warisan Joy Boy.
Kaitan Joy Boy dengan Monkey D. Luffy: Teori Paling Masuk Akal
Hubungan antara Joy Boy dan Luffy adalah salah satu teori Joy Boy One Piece yang paling populer dan kini semakin menguat dengan perkembangan cerita terbaru. Ada beberapa petunjuk kuat yang mendukung ide bahwa Luffy adalah “Joy Boy yang berikutnya” atau setidaknya pewaris semangatnya:
-
Reaksi Gol D. Roger
Ketika Roger mencapai Laugh Tale dan membaca semua sejarah, ia menertawakan cerita Joy Boy. Ini menunjukkan bahwa Joy Boy adalah seseorang yang lucu, riang, dan membawa kebahagiaan, sangat mirip dengan kepribadian Luffy.
-
Zunesha dan “Drum of Liberation”
Gajah raksasa Zunesha, yang telah berkeliaran di dunia selama 800 tahun, adalah saksi bisu Abad Kekosongan dan diyakini memiliki hubungan erat dengan Joy Boy. Zunesha menyatakan bahwa ia dapat mendengar “Drum of Liberation” dan mengenali Luffy sebagai “Joy Boy” saat Luffy membangkitkan buah iblisnya, Hito Hito no Mi, Model: Nika, ke wujud Gear 5. Ini adalah petunjuk paling langsung dan kuat yang diberikan Oda.
-
Buah Iblis Nika dan Semangat Pembebasan
Terungkapnya identitas asli buah iblis Luffy sebagai Mythical Zoan Sun God Nika, dewa pembebasan yang membawa senyum dan kebahagiaan, semakin menguatkan koneksi ini. Nika digambarkan sebagai prajurit pembebasan yang membawa tawa dan membebaskan orang-orang dari penderitaan. Ini adalah esensi dari apa yang selalu dilakukan Luffy sepanjang perjalanaya: membebaskan orang dan membawa kebahagiaan.
-
Kemampuan Mendengar “Voice of All Things”
Luffy, seperti Roger, memiliki kemampuan untuk mendengar “Voice of All Things,” yang memungkinkaya memahami suara Zunesha dan Sea Kings. Kemampuan ini mungkin merupakan karakteristik yang sama yang dimiliki Joy Boy, menandakan seseorang yang terhubung secara mendalam dengan dunia dan kehendaknya.
Meskipun belum jelas apakah Luffy adalah reinkarnasi literal dari Joy Boy atau hanya penerus kehendak dan takdirnya, bukti-bukti menunjukkan bahwa ia ditakdirkan untuk memenuhi janji yang gagal dari 800 tahun yang lalu. Semangatnya untuk kebebasan, kemampuaya untuk membawa tawa bahkan dalam situasi paling putus asa, dan koneksinya dengaika, semuanya menunjuk pada satu kesimpulan: Luffy adalah kunci untuk mengakhiri siklus panjang penantian dan membawa era baru kebahagiaan yang dijanjikan Joy Boy.
Kesimpulan
Misteri Joy Boy adalah benang merah yang menghubungkan masa lalu, sekarang, dan masa depan dunia One Piece. Dari sosok legendaris yang gagal memenuhi janji di Abad Kekosongan hingga ramalan kemunculan “Joy Boy yang lain,” perjalanan ini menemukan puncaknya pada Monkey D. Luffy. Dengan terungkapnya Gear 5 dan identitas asli buah iblisnya sebagai Nika, tidak dapat disangkal bahwa takdir Luffy sangat terikat dengan warisan Joy Boy.
Meskipun masih ada banyak pertanyaan yang belum terjawab mengenai detail pasti dari peran Joy Boy di Abad Kekosongan, satu hal yang jelas: kehadiran Luffy di dunia adalah panggilan untuk menuntaskan apa yang dulu tertunda. Ia akan membawa fajar baru kebahagiaan dan kebebasan yang telah lama dinantikan, mewujudkan janji yang Joy Boy tinggalkan 800 tahun lalu.
